}

23/10/2018

8 Tempat yang Bisa Kamu Kunjungi di Jepang

Waktu kecil, aku suka banget nonton kartun-kartun Jepang seperti Doraemon, Sailormoon, P-Man, Chibi Maruko Chan dan Detective Conan. Paling favorit sih Doraemon dan Detective Conan. Aku juga suka baca komik Doraemon, Detective Conan dan komik-komik Jepang lainnya.

Lama kelamaan aku jadi sering kepoin hal-hal yang menarik buatku tentang Jepang, seperti fashionkebudayaan, makanan, tempat wisata, keempat musimnya, dan lain-lain. Sampai akhirnya aku merasa ingin sekali liburan ke Jepang. Dan aku berfikir, "enggak mau tahu pokoknya gue harus bisa liburan ke Jepang."

Aku berencana liburan ke Jepang mengajak Ayah dan Ibu. Setelah cari info sana-sini dan kepo kesana kemari, aku merangkum 8 tempat di Jepang yang musti dikunjungi.

1. Shibuya, Harajuku dan Shinjuku di Tokyo Barat
Image Source : tripzilla.id
Kita bisa melihat Patung anjing Hachiko di depan pintu keluar Stasiun Shibuya dan merasakan penyebrangan jalan teramai yang kendaraannya dihentikan pada waktu bersamaan, yaitu Shibuya Crossing. Di Shibuya kita bisa jajan kuliner Jepang dan belanja di berbagai toko perbelanjaan seperti Uniqlo, H&M, Disney Store, Shibuya 109. Hati-hati kalap!

Image Source : www.japan-guide.com
Kurang afdol rasanya ke Jepang tanpa ke Harajuku yang notabene merupakan kiblat fashion anak muda di Jepang. Di Harajuku kita bisa belanja sepuasnya di Takeshita Street.

Image Source : www.japan-guide.com
Sempatkan juga mengunjungi Kuil Meiji Jingu yang lokasinya dekat dengan stasiun Harajuku. 

Image Source : matcha-jp.com
Di Shinjuku kita bisa mengunjungi Gedung Pemerintahan Kota Tokyo (Tokyo Tochou) yang bebas diakses siapapun dan menikmati keindahan 360 derajat pemandangan kota Tokyo sambil kuliner dan berbelanja.

 2. Fujiko F. Fujio Museum di Kanagawa
Image Source : Pinterest

Museum yang berlokasi di Kota Kawasaki, Prefektur Kanagawa ini akan membawa kita bernostalgia dengan Doraemon. Ada area terbuka yang terdapat patung Nobita dan Doraemon bersama Piisuke, pintu kemana saja, lapangan bermain Nobita dan teman-temannya yang khas sekali dengan 3 buah pipa yang ditumpuk.
Ah... Pokoknya bisa mengobati rasa rindu kita sama Doraemon.

Selain itu ada ruang indoor yang berisi ruang kerja Fujiko F. Fujio, laci-laci kayu tempat Fujiko menaruh naskah komik dan restoran yang masih bertema Doraemon.

 3. Kuil Senso-Ji di Asakusa
Image Source : Pinterest
Kuil tertua dan paling ramai dikunjungi wisatawan ini berada di Asakusa. Kuil dengan dominasi warna merah ini berdiri megah di tengah gedung-gedung tinggi kota Tokyo. Boleh percaya boleh enggak, katanya ramalan di kuil ini sangat jitu lho. Katanya lho yaa :D

Image Source : Pinterest
Tidak jauh dari Kuil Senso-Ji ada toko oleh-oleh terkenal di Nakamise Dori. Ada sekitar 80 toko yang bisa memanjakan pengunjung. Setelah puas belanja oleh-oleh, kita bisa berwisata kuliner di sepanjang Stasiun Asakusa Subway sampai ke Gerbang Kaminarimon.

4Itsukushima Shrine Pulau Miyajima di Hiroshima
Image Source : travel.gaijinpot.com
Pemandangan Kuil Itsukushima yang mengambang di tengah laut bisa kita nikmati saat berkunjung ke Pulau Miyajima dan ada rusa-rusa yang tiba-tiba muncul menyambut pengunjung. Oleh-oleh yang khas dari sana adalah tiram dan momiji manju (kue berbentuk daun musim gugur). Untuk sampai ke Pulau Miyajima kita bisa naik kapal ferry.

5. Onsen Yufuin di Pegunungan Yufu, Beppu
Image Source : www.his-travel.co.id
Sensasi berendam di kolam air panas sambil menikmati keindahan gunung Yufu bisa dirasakan di Onsen Yufuin. Kita juga bisa mengunjungi destinasi di sekitar Yufuin yaitu Danau Kinrinko dengan pemandangan kabut tebal di pagi hari.

Image Source : http://www.geocities.jp/
Image Source : www.his-travel.co.id

Enggak cuma itu, kita juga bisa melihat Pohon Cedar berumur 1000 tahun saat mengunjungi Kuil Ogo-Sha dan mengunjungi Yufuin Floral Village, sebuah desa yang dibangun dengan konsep Eropa ala negeri dongeng.

6Japanese Garden – Daisen Park di Osaka
Image Source : www.frenkeyblog.com
Taman yang berada di distrik Sakai ini merupakan taman kota terbesar yang ada di Prefektur Osaka. Selain menikmati pemandangan hijau, di dalam Daisen Park kita bisa mengunjungi museum dan perpustakaan Kota Sakai, berkeliling taman dengan menyewa sepeda, melihat makam Pangeran Nintoku dengan bentuk yang unik seperti lubang kunci, dan melihat Heiwa-tou atau Menara Perdamaian.

7Universal Studio Japan di Osaka
Image Source : tripzilla dan www.usj.co.jp
Taman hiburan tematik ini menawarkan wahana-wahana yang didesain bertema film seperti Harry Potter, Jurrasic Park sampai Terminator, serta bisa bertemu karakter-karakter seperti Hello Kitty, Minion, Snoopy. Kalau aku paling penasaran sama Wizarding World of Harry Potter karena aku suka banget sama Harry Potter.

8. Fushimi Inari Shrine di Kyoto
Image Source : Pinterest
Kuil Shinto yang berada di Fushimi-ku, Kyoto ini terkenal dengan puluhan ribu torii (gerbang) berwarna merah orange yang berderet. Torii tersebut adalah hasil dari sumbangan kepada kuil Inari yang diyakini sebagai persembahan bagi para dewa padi. Di sini juga ada banyak patung rubah yang konon katanya sebagai pembawa pesan dari dewa padi.

Kira-kira itulah destinasi yang mau aku datangi di Jepang. Tinggal susun itinerary mengenai penginapan, dan makan selama di sana deeh. Eh iya ada yang kurang.. Trasnportasi! kalau berpergian dari satu tempat wisata ke tempat wisata lain rasanya enggak sempurna tanpa adanya alat transportasi. 

Udah pada tahu ya kalau Jepang punya kereta super cepat bernama Shinkansen (kereta peluru) sebagai sarana utama untuk angkutan antar kota di Jepang, selain pesawat terbang.

Selain Shinkansen, ada juga beberapa transportasi di Jepang yang bisa dijadikan alternatif yaitu kereta lokal, bus lokal, sampai kapal ferry. Ini nih yang harus aku pikirin lagi, bagaimana caranya berpergian ke satu kota ke kota lain tanpa harus bingung dan ribet. Belum lagi kesulitan akan uang tunai kalau mau membayar transportasi publik.

Akhirnya aku cari-cari info lagi tentang transportasi di Jepang dan menemukan informasi kalau kita bisa menggunakan Japan Rail (JR) Pass untuk berpergian antar kota. 

Jadi, JR Pass ini merupakan tiket untuk para turis dengan harga khusus. JR Pass ini dikelola oleh Japan Railways Group dan hanya bisa digunakan untuk turis dengan status 'pengunjung sementara'. Jadi semacam tiket terusan yang tidak perlu pakai uang tunai lagi untuk membayar transportasi. Ternyata JR Pass ini harus dipesan sebelum tiba di Jepang.  Jadi enggak bisa dadakan.

Ada dua tipe JR Pass yaitu Ordinary Car dan Green Car (kelas premium) serta beberapa pilihan waktu berlakunya yaitu 7 hari, 14 hari dan 21 hari. JR Pass enggak cuma bisa dipakai untuk kereta tapi juga berlaku untuk bus dan kapal ferry sesuai jalur yang ditentukan.

Setelah hunting kemana-mana, aku menemukan tiket JR Pass di Traveloka yang harganya lebih murah dan pilihan tiketnya juga lebih lengkap. Aku memang udah sering booking pesawat, hotel, kereta dan bus lewat Traveloka tapi baru kali ini pesan JR Pass karena memang baru pertama kali mau liburan ke Jepang.

Image Source : Traveloka
Booking di Traveloka tuh gampang dan cepat sekali lho. Pokoknya enggak ribet deh, karena pembayarannya juga gampang. Tersedia beberapa pilihan pembayaran yaitu transfer lewat ATM, kartu kredit, Internet Banking sampai lewat Alfamart/Indomaret. Kalau aku sih lewat transfer ATM.

Nah buat teman-teman yang berencana liburan ke Jepang juga kayak aku atau mungkin liburan ke kota/negara lain, cobain deh reservasi tiketnya lewat Traveloka. Lengkap banget fiturnya, kita bisa pesan tiket pesawat, hotel, kereta, bus & travel, sampai tiket-tiket aktivitas & rekreasi pun ada. Kurang keren apa coba, kan?

Jadi udah siap liburan?





See You On My Next Post!

With Love,










17/10/2018

So Fashion Cafe, Cafe Serba Pink di Jakarta

Berbekal rasa penasaran akan cafe serba pink bernama So Fashion Cafe karena habis lihat infonya di Instagram @jktgo akhirnya jadi juga main kesana. Tapi ya gitu deh, akibat kesibukan yang sibuk tapi juga sok sibuk hahaha, aku baru kesana beberapa minggu yang lalu.

Duh telat banget ya, padahal tahu infonya udah dari berbulan-bulan lalu. Maklum.. Ya memang banyak kerjaan.

So Fashion Cafe ini berasal dari Taiwan dan buka cabang di Jakarta tepatnya di lantai 2 Mall Taman Anggrek Jakarta Barat.

Cafenya menggemaskan banget (bagiku ya...) karena aku memang suka banget sama warna pink. Nah cafe ini full of pink tapi dengan desain yang minimalis dan instagrammable banget.





Cafe ini mengingatkan aku sama cafe-cafe imut yang banyak ada di Korea, yang kebanyakan konsepnya pakai warna pink dengan dekorasi menggemaskan seperti neon sign dan pernak-pernik ala summer.



Untuk ruangannya sendiri pun ternyata tidak terlalu besar. Kita bisa memilih tempat mau di luar atau di dalam.

Karena sepertinya spot foto yang di dalam lebih bagus, maka aku pilih untuk duduk di dalam. Di luar pun juga waktu itu lagi ramai banget.

Untungnya ada satu tempat kosong di dalam jadi enggak perlu waiting list deh. Karena biasanya cafe-cafe yang lagi hits kan penuh melulu sampe waiting list.

Bagian luar cafe yang berada di depan cafe



Begitu masuk ke dalam aku langsung tertarik sama vending machine berwarna pink yang mirip sama yang ada di Zapangi Korea. Disitu tertata rapi drinking cups dan botol-botol kosong.



Ruangan cafe bagian dalam ternyata tidak terlalu besar, mungkin karena berada di dalam mall. Menurutku sedikit menyusahkan untuk foto-foto ya karena ada beberapa bagian yang sempit apalagi pada waktu itu lumayan banyak yang datang ke So Fashion Cafe.

Lalu yang aku kurang suka adalah neon lamp yang berada di ceiling di atas tempat duduk aku. Jadi aku dapat tempat duduk di dekat neon sign yang ada di dinding bertuliskan "So Fashion"  dan ada neon lamp juga di atas / ceiling yang juga bertuliskan "So Fashion".
Alhasil fotonya jadi kurang bagus. Hahaha.
Memang sih kalau mau foto di dekat-dekat neon lamp atau neon sign tuh agak tricky.


Tapi untuk keseluruhan dekorasinya sih aku suka dan mungkin teman-teman pecinta pink sepertiku bakal suka juga datang dan foto-foto di So Fashion Cafe.

Untuk pecinta Korean Pop atau K-Pop juga pasti bakal suka datang kesini karena terkadang playlist lagu-lagu yang diputar adalah lagu-lagu Korea. 






Untuk menu makanan dan minumannya pun menyesuaikan dengan ambience interiornya, masih ala-ala summer, imut menggemaskan dan dominasi warna pink.

Range harga makanan dan minumannya mulai dari Rp. 45.000 ke atas. Tapi pilihan menunya tidak terlalu banyak.

Strawberry Ice Cream Waffle - IDR 69K
Strawberry ice cream waffle ini rasanya enak. Wafflenya enggak keras dan disajikan dengan strawberry ice cream yang segar dan whipping cream berwarna pink. Tapi menurutku kurang banyak ice creamnya. Haha. 


Kiwi & Dango - IDR 47K

Kiwi & Dango adalah roti tawar yang disajikan dengan potongan buah kiwi dan dango (mirip mochi) lalu dilumuri susu kental manis. Menurutku roti tawarnya agak keras. Aku memang kurang suka roti tawar yang keras.
Buah kiwinya segar, dan dangonya juga enak. Tapi terlalu banyak susu kental manisnya jadi terlalu manis buatku. 

(ki - ka) Iced Strawberry Coffee Latte - IDR 49K | Berry Lemon Refresher - IDR 65K | Cold Brew - IDR 50K
Untuk cold brew menurutku pas rasa kopinya, enggak terlalu pahit dan enggak perlu ditambah gula. 

Iced Strawberry Coffee Latte - IDR 49K
Untuk Ice Strawberry Coffee Latte nya manisnya pas. Cocok banget diseruput pas siang-siang lagi panas-panasnya. Sepanas kalau lihat dia jalan sama yang lain... Eh...

Berry Lemon Refresher - IDR 65K
Berry Lemon Refresher adalah minuman perpaduan antara beer lemon, strawberry syrup, lychee syrup, lime fruit dan mint leaf. Rasanya asam tapi cenderung menyegarkan. 

Segitu saja ulasan singkat aku mengenai So Fashion Cafe. Buat teman-teman yang penasaran mau kesana langsung deh cobain main ke sana terutama buat kalian yang suka nongkrong-nongkrong di cafe hits dan instagrammable, suka nyobain kuliner yang unik, pecinta pink, suka K-Pop ataupun pecinta fashion. Hihi.

Semoga ulasannya membantu ya.





See You On My Next Post!

With Love,










09/10/2018

Staycation di John's Pardede International Hotel

Bagi teman-teman yang tinggal di kota besar, apakah sering merasakan darurat piknik alias udah penat banget sama rutinitas trus kepengeeen banget piknik ke luar kota? Tapi keinginan itu tertunda karena keadaan enggak memungkinkan? Entah belum ada cuti, atau udah ngajuin cuti tapi enggak diacc sama bos, atau budget terbatas kalau harus jalan-jalan ke luar kota? Yaudah deh.. Kalau darurat piknik, maka tempuhlah jalan 'staycation' di kota sendiri. 

Beberapa waktu yang lalu, saat weekend aku memutuskan untuk staycation bareng sama kakak sepupu, sekalian juga belanja dan kulineran. Enggak jauh-jauh amat sih, cuma di daerah Raden Saleh Cikini, Jakarta Pusat. Kepengen banget liburan ke luar kota tapi kerjaan di Jakarta lagi padat dan dua bulan lalu juga abis liburan ke luar kota selama seminggu lebih. Tuh kan darurat piknik banget tuh namanya. Haha.

Akhirnya terpilihlah kawasan Cikini dan memutuskan untuk mencoba menginap di hotel yang berdesain modern klasik, John's Pardede International Hotel. Lokasinya di Jl. Raden Saleh I No. 9-11 Jakarta Pusat. Sekalian juga aku dan kakak ku mau belanja-belanja di thrift market Pasar Senen dan kulineran di sekitar Cikini.

Lokasinya memang dekat sekali dengan Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Taman Ismail Marzuki, Museum Sumpah Pemuda, Monas dan pusat kuliner di Cikini. Kalau mau main ke Pasar Tanah Abang atau Mall Grand Indonesia pun bisa ditempuh sekitar 20 menit berkendara.



Kamar yang aku pesan adalah tipe Deluxe Twin Room dan aku dapet kamar di lantai 3. Aku kira bakalan dapet kasur yang twin biar tidurnya enak bisa sendiri sendiri eh ternyata dapetnya queen size bed. Yowes enggak masalah..



Kamarnya cukup nyaman dengan fasilitas layaknya hotel bintang tiga kebanyakan. Sudah pasti ada handuk, toiletries, sandal dan air minum kemasan cuma-cuma serta teko pemanas listrik. Di sini juga tersedia koneksi internet gratis tapi agak lambat menurutku sih. Hahaha anaknya enggak mau rugi banget ya.






Kamar ini juga dilengkapi shower di bathroomnya, kukas mini, LCD TV, single sofa plus round table nya. Desk table plus arm chair. Serta nahkas di samping tempat tidur. Lemari buat naruh baju dan sepatu yang lumayan besar ukurannya.

Oiya ada 3 cermin di kamar ini yang pasti bikin bahagia wanita yang doyan ngaca. Ya begitulah kebanyakan wanita kan dikit-dikit ngaca. Hehehe.

Kalau mau pesan makanan atau minuman dari restoran yang ada di hotel ini juga bisa. Bisa dilihat menu-menu nya di buku menu. Oiyah, di Hotel ini juga ada restoran Arab yang menyediakan speciality makanan Arab loh. Trus ada juga fasilitas rental mobil dan drop off/pick up ke airport untuk yang membutuhkan transportasi.












Setelah check in, ada welcome drink Lemon Tea Ice yang bisa diambil di Conrad Roof7op (Restaurant - Pool - Bar - Sisha) lantai 6. Tapi welcome drinknya cuma buat satu orang.
Oia, setelah jajan di Conrad Roof7op ini aku dapet 4 voucher gitu untuk next order disitu.

Conrad Roof7op ini tempatnya asik, apalagi di malam hari. Nikmatin view kota Jakarta Pusat dari atas hotel, trus tempatnya pun bagus untuk foto-foto. Trus ada hiburan live music juga. Betah deh kalau lama-lama disitu. 

(kiri) Lemon Tea Ice, (kanan) Watermelon Juice



Besok paginya, aku turun ke lantai dasar untuk sarapan di Theresia's Cafe - Mediteranian Restaurant yang berada dekat lobby. Menu sarapan waktu itu juga cukup beragam ada nasi goreng, telur dadar, nasi putih, roti canai, roti tawar plus selai, ikan tuna crispy balado, bubur ketan item, kopi, teh, orange syrup, buah-buahan apa lagi yaa.. Lupa deh aku. Menu makanannya juga lupa aku foto. Hahaha.

Di restoran ini juga tersedia smoking area (outdoor) dan non smoking. Kapasitas meja dan kursinya juga lumayan banyak.





Ngomong-ngomong aku belum bahas harga menginapnya dan cara pemesanan hotelnya yaa daritadi. Jadi aku pesan lewat aplikasi Pegipegi. Gampang banget kok caranya, bisa difilter juga mau cari berdasarkan harga, bintang dan lain-lain.


Harga menginap di John's Pardede International Hotel mulai dari Rp. 257.000 sampai Rp. 380.000 (dengan atau tanpa sarapan).

By the way, kamar yang aku pesan adalah Deluxe Twin Room seharga Rp. 314.000 dengan pajak dan biaya pelanggan sebesar Rp. 65.950.

Setelah pilih-pilih dan tentukan kamar, tanggal, jumlah malam dan jumlah kamarnya langsung lanjut aja ke bagian isi data kontak. Pastikan isi datanya dengan benar ya. 


Setelah itu bisa langsung lanjut ke halaman pembayaran. Kalau punya kupon juga bisa diredeem langsung loh. Pegipegi sering loh ada promo atau diskon menginap, apalagi kalau pas tanggal-tanggal muda habis gajian. Kebetulan aku punya kupon dari Pegipegi. Terima kasih loh Pegipegi. 

Pilihan metode pembayaran di Pegipegi juga cukup beragam, mulai dari pembayaran dengan promo, bank transfer & ATM, kartu kredit, internet banking dan pembayaran di swalayan.

Jadi gimana? Ada rencana untuk staycation bulan ini?





See You On My Next Post!

With Love,