}

06/01/2017

Terpaksa Merayakan Ultah di Sel Tahanan

Happy new year, everyone! Semoga segalanya menjadi lebih baik ya di tahun 2017.
Minggu lalu tepatnya tanggal 31 Desember 2016 aku terpaksa merayakan ulang tahun di sel tahanan. Padahal aku ulang tahun di tanggal 30 Desember 2016.
Apa karena kalian semua suci aku penuh dosa sehingga aku terpaksa harus berada dalam sel tahanan?
Well... Lupakan.
Jangan mudah percaya dengan judul postingan ini ya. Karena percayalah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hehehe...

Sempet kaget karena ngeliat udah ada birthday cake plus little decoration pas aku sampai di sana, padahal aku cuma ngajak makan beberapa temen deket aja. Bener-bener thankyou lho buat Arietsya, Laela, Adelyla, Rani (adiknya Arie) dan Dewi (adiknya Laela)! Dan segala ada hal-hal yang bikin aku naik pitam juga pula. Hahahaha... Gapapa aku tetep sayang kok :p

Keep Calm and Tiup Lilin.

Birthday cake! My fav pink black.


My bestfriends Arietsya, Laela & Adelyla


Thanks a bunch! 
Udah pantes belom dikurung di sel tahanan?

Yap! Nama tempatnya adalah Rumah Tahanan Mie Jambret, yang ada di Grand Galaxy City Bekasi. Rumah Tahanan Mie Jambret udah ada beberapa cabang kayak di Depok dan Tangerang.
Konsepnya bener-bener kayak rumah tahanan atau penjara dengan teralis-teralis besi. Dengan beberapa sel-sel tahanan berbagai kasus. Di gerbang masuk ada penjaga dengan baju garis-garis hitam putih yang akan menyambut kita.
Facade of Restaurant
Signage
Pintu Gerbang beserta keterangan waktu kunjungan. Eits... Yang pakai baju stripes bukan tahanan beneran ya. Kostum para waiter & waitress di sana emang gitu.  
Setelah masuk ke dalam kita langsung pesan makanan di dekat gerbang masuk. Sistem pesan menunya cukup unik. Kita pesan, langsung bayar dan bawa ke meja. Kalau ada makanan atau minuman yang harus menunggu, nanti kita akan dipanggil setelah makanan atau minuman tsb sudah siap. Cara panggilnya menggunakan speaker. Seperti "Tahanan atas nama Amanda". Baru deh kita ambil pesanan kita. Unik juga.
Tapi sangat disayangkan, di sana memutar musiknya agak terlalu kencang dan kita jadi gak ngeh pas namanya dipanggil. 









Tahanan belum masuk sel.

Tahanan udah resmi masuk sel.

Untuk makanan utamanya menyajikan mie dengan tingkat kepedasan serta banyaknya cabe. Yeah namanya juga Mie Jambret ya kan. Level paling cupu yaitu Original alias gak pakai cabe. Trus Level 1 sampai level 5 dengan 100 cabe!
Kita bisa menambah topping kayak chicken wings , telur ceplok dan ceker. Menu lainnya juga ada kayak dimsum dan lumpia. Nama menunya juga unik-unik. Tempat makannya kayak di penjara, pakai piring ompreng stainless steel. 


Mie Jambret Original
Mie Jambret Salah Tangkap (with Chicken Wings - Level 1 - Cabe 5)
Mie Jambret Masa Percobaan (with Chicken Wings - Level 2 - Cabe 15)
Mie Jambret Hukuman Rumah (with Ceker - Level 3 - Cabe 35)
Nasi Goreng Hitam Pidana Narkoba (Level 4 - Cabe 55)
Mie Jambret Hukuman Mati (Level 5 - Cabe 100)
Kalau dari rasa menurut aku biasa aja, cuma emang rasa pedesnya mengejutkan. Bahkan yang Mie Jambret Original aja tuh malah kerasa keasinan banget. Dari segi porsi cukup bikin kenyang. Dan dari segi harga terjangkau banget untuk makanan dan minumannya (di bawah Rp. 50.000,-)

Oh iya aku juga pesan minuman yang lucu banget yaitu Ais Sia-Nida. Ternyata itu adalah es soda susu plus sirup. Jadi kita dikasih dua macam sirup, merah dan hijau. Lumayan pesen minum dapet dua gelas kan. 



Ais Sia-Nida

Nah... Buat yang masih mau tahu lebih lanjut gimana eskpresi dan komentar kita yang ngerasain Mie Jambret dan Ais Sia-Nida di Rumah Tahanan Mie Jambret silakan langsung nonton Vlog aku di Youtube ya.




Dan special thanks buat semua yang udah kasih aku birthday greetings, kasih kado, kasih surprise, kasih doa baik-baik, doa yang ngeledek tapi gapapa aku tetap love them dan sangat bersyukur masih dikasih kesempatan hidup. Makasih udah baca postingan aku dan nonton vlog aku. Byeee~





See You On My Next Post!

With love,