Bucketlist: Menikmati Teluk Mayabit dari Puncak Beo Papua

Senin, Maret 23, 2020

Sumber : Kumparan
Indonesia memiliki kecantikan alam yang indah, kayaknya hampir seluruh warga Indonesia sudah tahu soal ini ya? Sebagai orang Indonesia, aku tuh bangga banget dengan pesona alam Indonesia. Apalagi pantai-pantainya. Iya, ketebak banget ya kalau aku tuh tipe anak pantai.

Aku belum sampai pergi jauh keliling Indonesia sih, tapi aku enggak nolak kalau dapat ajakan untuk berkunjung ke Papua, bagian paling timur Indonesia.  Kecantikan pesona Raja Ampat sudah sangat begitu terkenal di dunia. Tapi saat ini  Raja Ampat bukan satu-satunya alasan kenapa aku ingin ke Papua, sekarang ini aku penasaran dengan Papua destinasi wisata hijau yang ada. 

Sekarang ini Papua menjadi wilayah yang memiliki hutan terluas di Indonesia. Meski begitu, sebenarnya hutan Papua sendiri sudah mengalami pengurangan yang cukup luas lho. Pada tahun 2005-2009, luas hutan Papua 42 juta hektar (ha). Namun, tiga tahun kemudian, di 2011, berdasarkan data yang ada luas hutan Papua hanya tersisa 30,07 juta hektar. 

Padahal peran hutan Papua bukan hanya penting bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Papua saja, tapi juga memiliki manfaat bagi dunia sebagai paru-paru bumi. Sedih banget kan ya? Hutan Papua ini harus banget untuk dijaga. Ini dia salah satu sebabnya aku tuh penasaran dengan Papua destinasi wisata hijau. Kalau bisa berwisata sambil tetap melestarikan hutan, kenapa tidak? 
Sumber : hutanpapua.id
Salah Satu Ekowisata di Papua: Menikmati Teluk Mayabit dari Puncak Beo
Mungkin ada yang bingung, mau melestarikan hutan Papua, tapi kok malah ngajak berwisata sih? Apa enggak takut malah merusak lingkungan? Jangan berpikiran negatif dulu, wisata yang ingin aku lakukan ini berupa ekowisata, dimana tentunya bersifat ramah lingkungan dan ramah terhadap adat serta budaya setempat. Ekowisata ini secara tidak langsung bukan saja membantu menjaga kelestarian alam, tapi juga mampu meningkatkan perekonomian terhadap warga sekitar.

Raja Ampat merupakan destinasi wisata yang paling terkenal di Papua. Selain memasukkan Raja Ampat sebagai tujuan destinasi wisata yang ingin aku kunjungi, bucketlist-ku saat ini bertambah lagi. Kalau biasanya orang berkunjung ke Wayag dan Pianemo di Raja Ampat, kali ini aku memasukkan Puncak Beo dalam bucketlist-ku.

Berada di ketinggian sekitar 100 meter DPL, Puncak Beo yang terletak di Desa Beo Distrik Tiplol Teluk Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat ini memiliki keunikan tersendiri. Katanya kalau berada di Puncak Beo, kita akan langsung disuguhkan dengan pemandangan hamparan laut yang luas. Duh, kebayang bukan betapa cantiknya pasti itu? Baru membayangkannya saja aku sudah auto mupeng nih. Ada yang mau ngajakin aku ke Papua? Ayo dong, ajak aku.

Yang menarik bukan hanya itu saja. Tapi d tempat ini juga kita  bisa menemukan tamanan anggrek macan sepanjang jalan menuju puncak. Tentunya ini bisa jadi pelipur rasa lelah. Jangan-jangan aku malah sebentar-sebentar foto nih. Ahahaha… Bunga sakura dan berbagai spesies tumbuhan yang cantik-cantik dan jarang ditemui juga bisa ditemukan di tempat ini. Tapi mesti harus diingat, hanya boleh difoto, tidak boleh dipetik. 

Sumber : Kumparan
Selain di Puncak Beo, masih banyak bentuk ekowisata yang bisa dilakukan di Papua, seperti mengunjungi mangrove Desa Kambala, mengenal adat masyarakat Papua, dan menikmati hasil alamnya seperti kopi Papua. 
sumber : Antara
Ayo Dukung EcoNusa Fondation Agar Hutan Papua Semakin Hijau 
Sudah pada mengenal EcoNusa? Yayasan Ekosistim Nusantara Berkelanjutan (EcoNusa Fondation) merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan untuk mempromosikan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan adil di Indonesia, dengan memperkuat inisiatif lokal. Yayasan yang berpusat di Jakarta ini sudah resmi didirikan sejak 21 Juli 2017. 

EcoNusa mendorong pengembangan dana pengembangan kapasitas kelompok masyarakat sipil, bekerja dengan mereka untuk mengembangkan strategi untuk advokasi, kampanye, komunikasi, dan keterlibatan sejumlah pemangku kepentingan. Selain itu, EcoNusa juga mempromosikan dialog di antara pemangku kepentingan, untuk memajukan pengelokaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan pada saat yang sama mempromosikan kesetaraan, konservasi, dan transparansi.

Ada banyak upaya yang terlah dilakukan oleh EcoNusa untuk membangun Indonesia, khusunya Papua agar lebih berkembang dan mempertahankan kualitas alamnya. Karenanya, yuk kita terus mendukung untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan, dalam hal ini hutan Papua. Yuk dukung dan jadikan Papua destinasi wisata hijau.
Sumber : beritapapua

You Might Also Like

3 comment

  1. Waahh,, ku harus kesana ini...

    UEU

    BalasHapus
  2. astaga indah bangett, boleh masukin ke wish list juga nih :D

    BalasHapus
  3. mantab banget kak ini pemandangannya.. selain menikmati pemandangan yang indah kita juga bisa bawa oleh oleh khas papua untuk kelurga dirumah

    BalasHapus

Like us on Facebook

Part Of

Warung Blogger Blogger Perempuan Indonesian Female Bloggers