Modern dan Trendi, Inilah 5 Manfaat Moda Transportasi MRT Jakarta

Selasa, Oktober 22, 2019

Sebagai warga negara yang tinggal di Jakarta dari kecil, tentunya aku ikut serta menyaksikan perubahan serta perkembangan kawasan Jakarta. Seiring berjalannya waktu, penduduk Jakarta semakin hari semakin bertambah, permukiman warga juga semakin banyak, terjadinya perluasan jalan raya hingga persoalan transportasi baik pribadi maupun umum yang kurang efisien. Beberapa hal tersebut membawa kita kepada gejala yang sudah sangat khas, yaitu kemacetan.

Tidak hanya Jakarta, ternyata gejala kemacetan juga merembet ke kawasan sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Sebagai alternatif solusi mengurangi kemacetan yang ada, penyediaan moda transportasi Bus Transjakarta dan KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line pun dilakukan oleh pemerintah. Bus Transjakarta yang memilki jalur sendiri dihadirkan dengan harapan menjadi alternatif mengurangi kemacetan di Jakarta. Sedangkan KRL Commuter Line yang ber-AC ini bertarif lumayan murah sehingga bisa dijangkau oleh semua kalangan. Oleh karena itu KRL menjadi transportasi massal yang banyak digunakan masyarakat karena cepat jika dibandingkan dengan transportasi darat lainnya.

Perkembangan Moda Transportasi Massal dalam Lima Tahun Terakhir

Terlihat pula beberapa perkembangan yang menarik dari kontribusi KRL Commuter Line dalam lima tahun belakangan ini. Perkembangan jalur Jakarta - Bogor yang bercabang ke Cibinong - Nambo, Tangerang - Jakarta - Bekasi - Cikarang, serta jalur Jakarta - Rangkas Bitung (Banten) dilakukan seiring bertambahnya penduduk Jabodetabek. Walaupun pada faktanya kita masih sering melihat penumpang KRL yang membludak dan berdesakan setiap harinya di gerbong KRL, atau bahkan merasakannya sendiri apalagi di jam kerja. Ya benar, para pekerja di Jakarta dengan mobilitas tinggi rela berdesakan demi memangkas waktu. 

Dulu saat masih bekerja kantoran, transportasi yang setia aku gunakan untuk pergi dan pulang kerja yaitu KRL Commuter Line. Saat sedang berdesakan di KRL, aku pernah berandai-andai seandainya di Jakarta ada moda transportasi yang lebih modern,  lebih nyaman dibandingkan KRL dan lebih cepat seperti kereta MRT (Mass Rapid Transit) punya negara tetangga, Jepang atau Singapura misalnya, pasti akan asik sekali. Tapi kapan?

Memang, moda transportasi MRT di Jakarta sudah direncanakan selama puluhan tahun lalu melalui masa pemerintahan beberapa Presiden dan juga Gubernur DKI Jakarta. Presiden Jokowi mengatakan jika proyek MRT sudah direncanakan di Pemprov DKI Jakarta selama 26 tahun namun tapi tak kunjung dieksekusi. Selama ini Pemerintah DKI Jakarta juga terus berusaha dalam penerapan beberapa proyek dalam mengurangi kemacetan, salah satunya adalah proyek MRT. Kemenhub juga mendukung program transportasi massal yang akan jadi prioritas Pemda DKI Jakarta dan mengungkapkan kesiapannya dalam memberikan bantuan fasilitasi upaya Pemda DKI Jakarta dalam merealisasi program transportasi massal yang juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.


Kini, Jakarta Punya MRT!

Beruntungnya di tahun 2019, mimpi yang tertunda puluhan tahun itu terwujud. Setelah melewati perjalanan panjang akhirnya "Jakarta punya MRT!" Peresmian moda transportasi massal MRT (Moda Raya Terpadu) fase 1 rute Lebak Bulus - Bundaran HI dilakukan pada tanggal 24 Maret 2019 lalu oleh Presiden Jokowi dan disambut antusias oleh warga Jakarta & sekitarnya. Uji coba publik gratis MRT ini juga sudah dilakukan mulai dari tanggal 12 Maret 2019 selama dua pekan, hingga akhirnya resmi dioperasikan secara komersil pada tanggal 1 April 2019.

Masyarakat Indonesia khususnya DKI Jakarta patut bangga dengan kehadiran moda transportasi modern berteknologi tinggi seperti MRT ini. Pada saat uji coba publik gratis bulan Maret lalu, aku juga ikut mencoba karena penasaran dengan karya teknologi yang baru pertama kali ada di Indonesia dan juga sebagai bentuk apresiasi terhadap kehadiran transportasi massal baru ini. Kesan pertama adalah; modern, trendi, nyaman dan cepat. Setelah itupun aku cukup sering menggunakan MRT untuk transportasi baik keperluan kerja atau hanya sekadar untuk berjalan-jalan.

Manfaat Kehadiran MRT Jakarta

Dengan adanya MRT, tentunya menghadirkan beberapa manfaat bagi Indonesia khusunya DKI Jakarta. Kira-kira manfaat apa saja yang ditimbulkan akan kehadiran MRT di tengah-tengah masyarakat urban? Yuk simak uraian berikut!


1. Memangkas Waktu 

Masyarakat Jakarta khususnya pekerja dikenal dengan mobilitasnya yang tinggi setiap hari. Estimasi waktu tempuh dari Lebak Bulus - Bundaran HI juga hanya sekitar 30 menit, lebih cepat jika dibandingkan harus memakai kendaraan pribadi lewat jalur darat biasa. Kehadiran MRT ini dapat lebih memangkas waktu tempuh jika dibandingkan naik kendaraan pribadi. MRT diharapkan bisa menjadi moda transportasi yang dapat membujuk masyarakat urban yang menggunakan kendaraan pribadi menjadi beralih menggunakan MRT.


2. Hemat Energi 

Setiap rangkaian MRT Jakarta memiliki kapasitas angkut hingga 1.900 orang per keberangkatan. Dengan naik MRT Jakarta berarti kita telah membantu mendukung penghematan penggunaan energi bahan bakar.


3. Membantu Mengurangi Polusi Udara

Penggunaan transportasi publik seperti MRT dapat membantu mengurangi polusi udara yang berasal dari kendaraan pribadi. Hal ini dapat membantu menjaga udara tetap sehat dan bersih sehingga terciptanya lingkungan yang lebih baik.

4. Menjadi Stimulan untuk Perubahan Transportasi di Jakarta
Walaupun saat ini baru fase pertama jalur MRT Lebak Bulus - Bundaran HI yang bisa digunakan, tapi Tubagus Hikmatullah selaku Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta mengatakan bahwa paling tidak kehadiran MRT Jakarta sudah bisa menjadi stimulan untuk perubahan transportasi di Jakarta. (dikutip dari Kompas.com, 2018)


Mari kita doakan agar lanjutan pembangunan MRT fase II yang menghubungkan Bunderan HI - Ancol (koridor utara-selatan) dan Kalideres - Ujung Menteng (koridor barat-timur) segera selesai.


5. Kawasan Sekitarnya Ikut Berkembang
Tubagus Hikmatullah selaku Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta mengatakan, "MRT bukan hanya perusahaan transportasi, tapi juga bisa menjadi lifestyle dan industry. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat karena di sana ada beberapa tempat yang bisa dikunjungi, seperti food and beverage. Hal ini isa menjadi stimulan kebangkitan ekonomi baru." (dikutip dari Kompas.com, 2018)



Kehadiran MRT diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kapasitas transportasi publik serta meningkatkan kenyamanan masyarakat urban yang memiliki mobilitas tinggi. Di samping MRT, saat ini proyek LRT (Light Rail Transit) juga sedang dalam tahap penyelesaian. Dengan hadirnya moda transportasi modern berteknologi tinggi yang unggul inilah diharapkan bisa  menjadi soulsi dan meningkatkan kemajuan bangsa.

Website Kemenhub :http://dephub.go.id
Sosial Media :

You Might Also Like

0 comment

Like us on Facebook

Part Of

Warung Blogger Blogger Perempuan Indonesian Female Bloggers