Hal Asyik yang Bisa Dilakukan Saat Liburan di Semarang

Selasa, Juni 25, 2019

Beberapa waktu lalu, aku mengunjungi Semarang untuk bertemu dengan saudara yang ada di sana. Selain silaturahmi, aku juga sekalian ingin melepas penat. Walaupun aku tidak punya banyak waktu untuk berlibur tapi aku ingin sekali refreshing dari aktivitas padat di ibukota, walaupun hanya sebentar. Alih-alih naik kereta, aku berencana untuk naik pesawat saja agar menghemat waktu. Karena setelah dari Semarang aku pun harus segera ke kota lain untuk urusan pekerjaan.

Untuk urusan tiket pesawat Jakarta Semarang, aku memesan tiket melalui aplikasi Pegipegi. Keuntungan yang aku dapatkan saat memesan tiket melalui Pegipegi antara lain banyak harga spesial atau promo menarik yang beragam. Waktu aku memesan pesawat Pegipegi, aku juga mendapatkan promo loh. Lumayan jadi lebih hemat. Selain harga spesial dan promo menariknya, Pegipegi juga menyediakan kemudahan metode pembayaran yaitu melalui transfer, kartu kredit, pembayaran di swalayan, internet banking, dan cicilan juga. Memudahkan sekali bukan? Aplikasinya pun mudah sekali diakses dan prosesnya pemesanannya cepat. Setelah melakukan pemesanan, aku juga mendapatkan PepePoin yang bisa digunakan untuk pemesanan berikutnya. Pokoknya, transaksi tiket pesawat Pegipegi dijamin aman dan nyaman.

Aku memutuskan untuk mengambil penerbangan pagi karena Jakarta - Semarang hanya membutuhkan waktu kira-kira satu jam. Begitu sampai di Bandara Ahmad Yani Semarang, aku dibuat takjub karena ternyata bandaranya lumayan besar dan bersih. Ini kali pertamanya aku menginjakkan kaki di Bandara Ahmad Yani. Suasana jalanan di Semarang pada saat itu juga tidak seramai dan semacet Jakarta.

Setelah dari bandara, aku bertemu seorang teman, Erina. Dia akan berperan sebagai guide aku untuk hari itu. Hehehe. Kami berencana untuk jalan-jalan ke Lawang Sewu dan Kuil Sam Poo Kong. Tapi sebelumnya, dia mengajakku untuk sarapan di warung pecel koyor bernama WM. Sidorejo (Spesial Nasi Pecel Koyor) yang cukup legendaris di Jalan Imam Bonjol, Pendrikan Lor, Semarang.

Awalnya aku enggak tahu koyor itu apa, tapi aku sudah terlanjur pesan seporsi nasi pecel koyor dan temanku memesan nasi pecel daging. Setelah dipesan, aku baru bertanya, "koyor itu apa sih?" Ternyata koyor adalah urat kaki sapi. Wah aku enggak nyangka, ternyata rasanya enak banget! Aku menahan diri untuk enggak nambah porsi kedua karena ingat kalau setelah ini kami masih akan melanjutkan mencari kuliner Semarang lainnya. Hehehe. Harganya pun sangat terjangkau, menu nasi pecel di sini hanya kisaran 15 - 25 ribu rupiah saja tergantung lauknya.


Setelah dari WM. Sidorejo, kami melanjutkan ke Jl. Karang Anyar untuk mencicipi Leker Paimo yang terkenal di Semarang. Lokasinya berada di depan SMA Loyola Semarang. Sesampainya di sana, terlihat antrean yang lumayan banyak. Kata Erina, tidak heran kalau Leker Paimo selalu antre karena sangat hits di Semarang, padahal tidak menggunakan kios yang besar melainkan hanya memakai gerobak kecil dan tenda saja.

Akhirnya kami memesan lima jenis leker yaitu Leker Telor Tuna Mozarella, Leker Keju Jagung Manis, Leker Telor Tuna, Leker Karamel dan Leker Cokelat. Harga Leker Paimo berkisar dari Rp. 2500 - Rp. 25.000 saja. Rasanya pun enak, favoritku adalah Leker Telor Tuna Mozarella dan Leker Cokelat.






Setelah cukup kenyang dengan Leker Paimo, kami segera berangkat menuju Lawang Sewu. Lawang Sewu merupakan gedung bersejarah yang dulunya merupakan kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij pada tahun 1907. Disebut sebagai Lawang Sewu (merupakan Bahasa Jawa yang artinya Seribu Pintu) karena memiliki pintu yang sangat banyak, walaupun pada kenyataannya tidak sampai seribu.

Kondisi saat itu tidak terlalu padat oleh wisatawan, jadi kami bisa leluasa menjelajah tiap sudut Lawang Sewu serta foto-foto. Suasananya juga tidak seseram yang dibayangkan. Mungkin karena kami berkunjung ke sana pada siang hari, kalau malam hari.... hmmm aku enggak yakin kalau suasananya enggak seram seperti siang hari.



Di Lawang Sewu aku juga bertemu dengan teman kami lainnya yaitu Mara. Setelah dari Lawang Sewu, kami bertiga pun memutuskan untuk mengunjungi Kuil Sam Poo Kong, kuil Tionghoa yang terletak di daerah Simongan. Konon katanya dulu Kuil ini adalah tempat singgah Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah asal Tiongkok yang beragama Islam.

Di sini ada sebuah gua batu yang merupakan tempat utama dari Kuil Sam Poo Kong ini. Gua batu dipercaya sebagai tempat awal mendarat dan markas Laksamana Cheng Ho dan anak buahnya saat berkunjung ke Pulau Jawa. Dan di dalamnya ada patung yang disebut sebagai Laksamana Cheng Ho. Selain itu, di sini juga ada altar serta makam orang-orang kepercayaan Laksamana Cheng Ho. 





Cuaca terik tidak menyurutkan niat kami untuk melanjutkan menjelajah Kota Semarang. Saat hari beranjak sore, maka aku, Erina dan Mara memutuskan untuk bersantai serta menyantap es krim di Ice Cream World yang berada tak jauh dari kawasan Kota Lama Semarang. Kami berjalan kaki menyusuri kawasan Kota Lama, sangat mengasyikkan di sore hari. Banyak bangunan bernuansa tempo dulu yang menarik untuk diabadikan dengan kamera.


Kami berjalan kaki menyusuri kawasan Kota Lama dan sampai juga di Ice Cream World. Ternyata di Ice Cream World tidak hanya menyajikan aneka es krim tapi juga menyediakan spot foto unik dan menarik, tapi dengan syarat membayar sebesar 35 ribu rupiah (anak-anak 25 ribu rupiah) dan bisa bebas berfoto dengan sepuluh spot yang instagramablePara pecinta selfie wajib mampir, nih.






Oiya, berkunjung ke Semarang rasanya tidak afdol jika tidak membawa pulang oleh-oleh. Salah satu kuliner paling ikonik dari Semarang yang bisa dijadikan oleh oleh, apalagi kalau bukan Lunpia. Lunpia Semarang yang khas ini mempunyai isian seperti telur, rebung dan udang. Oleh-oleh khas Semarang ini bisa dibeli di Lunpia Cik Me Me yang berada di pusat kota, yaitu di Jl. Gajahmada. Ternyata Lunpia Cik Me Me menjual berbagai varian rasa yaitu jamur, kakap, crab, sampai kambing jantan muda. Harga sepotong Lunpia ini berkisar dari 10 - 22 ribu rupiah tergantung varian rasanya. Buatku harganya cukup terjangkau mengingat rasanya yang enak. Enggak salah jika panganan ini selalu laris diburu untuk dijadikan oleh-oleh.


Walau hanya punya waktu yang singkat, ternyata banyak juga hal asyik yang bisa dilakukan di Semarang terutama mengunjungi bangunan bersejarah serta mencicipi kuliner khas dan legendaris Semarang. Semoga lain waktu ada kesempatan lagi untuk berkunjung ke Semarang. Sehingga aku bisa lebih banyak mengeksplor tempat lain yang belum pernah aku kunjungi dan lebih banyak mencicipi kuliner khasnya.

You Might Also Like

38 comment

  1. kalo liburan kemana aja si yang paling aku incer utama itu jajanannya heheh, soalnya bakal jarang di temuin lagi di jakarta

    BalasHapus
  2. aduh itu foto lumpia semarang bikin aku ngeces, makanan favorite aku di sana ya itu soalnya :) btw aku juga sama, kalau liburan seringnya kuliner

    BalasHapus
  3. Wisata kuliner di Semarang memang cihuy bangeet yaaa mba. Aku jadi kangen dan pengeeen ikutan roadshow juga deeeh

    BalasHapus
  4. Waaa aku belum pernah ke semarang ni, nanti kapan-kapan pengen juga dong jalan-jalan disana. Ini perasaan aku fokusnya kesemua makanan yang disebut ya, jadinya malah lapar nih pagi-pagi.hiks

    BalasHapus
  5. Aku mau ke Semarang. duh ngiler sama leker dan es krimnya. tapi juga mau jalan-jalan di kawasan kota lama. Ke Semarang lagi yuk, Mand.

    BalasHapus
  6. Salfok sama ice cream world, ternyata semarang punya banyak tempat instagramable juga ya bebh.. btw ku penasaran pen cobain koyor deh hahaha

    BalasHapus
  7. yang mau aku tanyain, kamu naik berapa kilo setelah liburan di Semarang? Enak banget kulinerannya ya.. lengkap gitu, sagala aya di sana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya naik banyak mbak hihi itupun aku baru inget juga nih, waktu itu aku sempat makan nasi goreng Pak Karmin yg legendaris juga di Kota Lama Semarang wehehe lupa kumasukin ke tulisan

      Hapus
  8. Aku belum pernah ke Semarang nih. Kuliner dan destinasi wisata fotonya oke bgt ya. Colorfull gitu. Ngiler bgt sama lekernya kak Amanda. Hehe

    BalasHapus
  9. aku belum pernah nih ke semarang, pengen deeh kesana, tapi belum ada uangnya XD Paling pengen nyobain ke Ice Cream World sih pastinyaa

    BalasHapus
  10. uda lama bgt ak ga liburan ke semarang haha. pngn nih cobain leker paimo nya. sama ke ice cream world nnya. tmpat nya instagramable bgt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ke semarang lagi cuss beeeb kan deket bgt ya sama tempat tinggal kamu? Leker paimo nya endeus sekaliii

      Hapus
  11. Ngomongin soal semarang, selalu hal pertama yang teringat itu lawang sewu dan sunan kuning 😅

    Lawang sewu sebagai salah satu tempat historis plus dijadikan salah satu tempat destinasi tujuan utama. Selain karena rasa penasaran lawang sewu yang ternyata pintunya tidak berjumlah seribu itu, juga karena pesona dari sisi historis maupun dari sisi mistis.

    Setuju sekali, Tidak lengkap rasanya kalau ke semarang tidak menikmati jalan jalan kuliner khas semarang. Yg jadi incaran utama tentu lumpia khas semarang, enak itu apalagi disantap selagi hangat..

    BalasHapus
  12. Udah lama pengen jalan-jalan ke Semarang cuma buat wisata kuliner karena di sana banyak makanan jeroan. Hahaha. Ya ampun.. itu lekkernya menggoda pisan beb. Huhu. Semoga kesampaian bisa berkunjung ke Semarang tahun ini. Aamiin.

    BalasHapus
  13. Alamaaaaak aku jadi pengen beneran harus k Semarang! Habis baca kisah travelling nya ka Manda aku jadi mupeng sama semua kulinerannya lho ini. Pecel koyor dan lumpia nya pasti endol banget lah ini

    BalasHapus
  14. waaah aku belum pernah nih beb liburan ke semarang,kapn kapan mau di agendakan ah liburan ke sana, teenyata banyak spot kece y disana

    BalasHapus
  15. Ketika menyebutkan semarang, terbayang sama LAwang Sewu nya kwkwkw
    Kalau kesana pas malam2 mau uji nyali ya mbak? hehehee
    Kalau di tempatku nama koyor itu cuma beda awalan aja penyebutannya, goyor gitu hheee.
    Tapi nggak tahu sih rasanya pecel koyor tuh macam mana.
    Terus lagi mupeng sama ice cream world nya mbak
    Berburu es krimmm
    ada yang warna ungu+pink kek unicorn apa nggak ya mbak? hehheeee
    TFS Mbak Manda ^_^

    BalasHapus
  16. Duh aku jadi kepengen juga nih liburan ke Semarang, Jadi pengen explore Semarang lagi karena kemarin belum puas

    BalasHapus
  17. Aku baru tahu kalau koyor itu kaki sapi, Manda...
    Aku pikir lemak looh..

    Wisata seru ala Manda niih...
    Cantik-cantik semua hasil fotonya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ice cream nya bikin pengin, Manda..
      Siang-siang...seger makan es krim.

      Oh iya,
      Perjalanan ke Semarang naik pesawat cuma sendhulit yaa...langsung sampai.
      Alhamdulillah~

      Hapus
  18. Saat ke Semarang dulu saya kelewat tidak mencoba pecel koyor nih, kalau dilihat dari penampilannya enak dan menggoda buat dicobain. Kalau ke Semarang lagi musti nyobain ya.

    BalasHapus
  19. Udah main ke Semarang aja, Jepara kapan? Itu seharian bisa ke semua tempat itu? Mantul deh Mbak Manda nih

    BalasHapus
  20. beeeb aku sempet tinggal di semarang selama 4 tahun loooh buat kuliah, seneng banget pas di sana, seruu, jadi kangen main2 ke semarang lagi :)

    BalasHapus
  21. Hahayyy... yang ice cream world malah aku belum pernah nyobain lhooo..
    Kalau yang Lekker Paimo, yaaa... memang butuh kesabaran kalau kudu ngantri yaaa :D

    BalasHapus
  22. lakernya omg bikin ngiler banget asli parah aku jadi mau:(
    kepo banget aku sama kuliner di semarang, aku belum pernah main ke sana

    BalasHapus
  23. Semarang selalu bikin senang ya kak. Apalagi jajanannya yang ngangenin. Lunpianya selalu jadi hal paling dicari. Aku juga suka kenpecinannya kak. Melihat kehidupan etnis Tionghoanya yang guyub

    BalasHapus
  24. Aku pengen ke semarang. Nunggu timing yang pas dulu, sama tiket pesawat diskon 100% *eh itu mah geratisss

    BalasHapus
  25. Mbaa, aku pas ke Semarang nggak sempat datang ke tempat kece gini. Ke Lawang zewu susah cari parkiran. Nyesel deh. Moga bisa kapan kapan ya.

    BalasHapus
  26. Laah wishlish banget mau makan leker paimo, nasi pecel koyor, sama ice creamnya. Banyak juga ternyata tempat2 yg blm aku jamah waktu di Semarang kemarin termasuk Sam Poo Kong. One day ke sini lagi puas2in deeh

    BalasHapus
  27. Saya melihat hampir liburan disemarang dihabiskan untuk makan dan makan ya kak, awas kak jadi gendut nanti. Tapi kayanya asyik juga sih liburan ke daerah dan apalagi ada temennya gitu

    BalasHapus
  28. Wah aku juga baru tau istilah "Koyor". Wuih lekernya gak cuma punya pilihan rasa manis tapi juga asin/ gurih ya mbak?
    Wah udah nyicip lumpia Cik Mei Mei jg? Enak ya? Aku taunya dr bbrp postingan food blogger gtu��
    Jd pengen deh ke Semarang��

    BalasHapus
  29. Beli tiket pesawat di Pegi2 jadi lebih praktis yaa. Btw foto2 di Semarangnya kece bingit*

    BalasHapus
  30. Lagi merencanakan wisata sejarah ke Semarang trus nemu blogpost ini rasanya sesuatu banget. Kayak semacam kode keras buat segera ke sana. Btw, leker itu tampilannya kayak martabak mini ya.

    BalasHapus
  31. Uuuuuu foto lekernya bikin ngiler.

    BalasHapus
  32. Leker, martabak, crepes, kayaknya masih sodaraan ya, mereka sama aja keliatannya. sama-sama bikin pengin nyicipin.

    BalasHapus
  33. Pernah ke semarang cuma buat urusan kerjaan trus mampir ke lawangsewu cuma mampir didepannya aja, masih belum berani waktu itu hahaha

    BalasHapus
  34. aku udah nelen ludah pas liat kejunya ditarik, hahah selamett deh aku pas mampir ke mari udah makan pagi, semarang oh semarang, ternyata banyak juga yang bs diexplore yah

    BalasHapus
  35. penasaran sama ice cream world, tempatnya instagram-able ya :D

    BalasHapus

Like us on Facebook

Part Of

Warung Blogger Blogger Perempuan Indonesian Female Bloggers